Gaya hidup (lifestyle) yang diajarkan ibu sejak dini akan menjadi fondasi kebiasaan anak hingga dewasa. Sementara itu, hiburan (entertainment) bukan lagi sekadar sarana bermain, melainkan media stimulasi otak. Keseimbangan keduanya berdampak pada:
“Saya lelah melihat anak saya terhipnotis oleh layar tablet. Suatu hari saya memutar lagu-lagu Koes Plus dan Chrisye, dan saya melihat matanya berbinar. Saya putuskan untuk membawa nuansa itu ke dalam keseharian kami,” ujar Sarah (32), seorang content creator dan ibu dari seorang anak berusia 5 tahun, yang akunnya kerap menampilkan aktivitas memasak bersama anak menggunakan wajan besi tuas warisan nenek.
: Mengajak anak mencicipi jajanan pasar seperti kelepon, serabi, atau kue lumpur.
Ibu adalah pustakawan pertama bagi anaknya. Mengenalkan literasi sebagai hiburan akan membuat anak haus akan ilmu.
Mengajarkan prinsip lifestyle and entertainment yang positif kepada anak kecil membutuhkan kreativitas dan kesabaran seorang ibu. Dengan memadukan aktivitas fisik yang sehat, konsumsi nutrisi yang baik, serta hiburan yang mengedukasi, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang seimbang secara fisik, mental, dan emosional di tengah perkembangan zaman.