Talqin mayit merupakan salah satu tradisi keagamaan yang melekat kuat dalam budaya masyarakat Muslim, khususnya di Indonesia. Secara bahasa, kata talqin berasal dari bahasa Arab yang berarti mendiktekan, mengajarkan, atau mengingatkan. Dalam konteks pemakaman, talqin adalah amalan membacakan kalimat-kalimat ketauhidan dan bimbingan bagi jenazah yang baru saja dikuburkan agar mampu menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir.

Lafadz "Fulaan bin Fulaan" harus diganti dengan nama asli mayit dan nama ayahnya. Misal: Yaa Ahmad bin Abdullah .

اُذْكُرِ الْعَهْدَ الَّذِي خَرَجْتَ عَلَيْهِ مِنْ دَارِ الدُّنْيَا، شَهَادَةَ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.